Senin, 11 Oktober 2010

Belajar sendiri pasang kabel UTP untuk jaringan

Tutorial singkat ini cocok sekali buat Anda yang sedang membuat jaringan komputer ‘MURAH’ khususnya yang terdiri lebih dari dua client yang pake hub (jauh lebih murah daripada router ). To the point! Apa sih kabel UTP itu? Kabel UTP itu adalah kabel khusus buat transmisi data. UTP, singkatan dari “Unshielded Twisted Pair”. Disebut unshielded karena kurang tahan terhadap interferensi elektromagnetik. Dan disebut twisted pair karena di dalamnya terdapat pasangan kabel yang disusun spiral alias saling berlilitan. Ada 5 kategori kabel UTP. Dari kategori 1 sampai kategori 5. Untuk jaringan komputer yang terkenal adalah kategori 3 dan kategori 5.
kabel1.jpg
Kategori 3 bisa untuk transmisi data sampai 10 mbps, sedang kategori 5 sampai 100 mbps. Kalau hanya buat misalnya jaringan komputer di kantor atau kampus atau warnet, paling hemat  ya menggunakan yang kategori 3. Itu sudah lebih dari cukup.Setahu penulis ada banyak merek yang beredar di pasaran, hanya saja yang terkenal bandel dan relatif murah adalah merek Belden – made in USA. Kalau mau yang lebih murah dan penggunaannya banyak, maka beli saja yang satu kotak, panjangnya sekitar 150 meter. Jangan lupa beli konektornya. Konektornya bentuknya seperti colokan telepon hanya saja lebih besar. Bilang saja mau beli konektor RJ-45.

Jaringan Internet



Internet adalah jaringan komputer yang bisa dikategorikan sebagai WAN, menghubungkan berjuta komputer diseluruh dunia, tanpa batas negara, dimana setiap orang yang memiliki komputer dapat bergabung ke dalam jaringan ini hanya dengan melakukan koneksi ke penyedia layanan internet (internet service provider / ISP) seperti Telkom Speedy, atau IndosatNet. Internet dapat diterjemahkan sebagaiinternational networking (jaringan internasional), karena menghubungkan komputer secara internasional, atau sebagai internetworking (jaringan antar jaringan) karena menghubungkan berjuta jaringan diseluruh dunia.
Internet dimulai ketika Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Department of Defense USA) membangun sebuah jaringan komputer di tahun 1969, yang diberi nama ARPANET (Advanced Research Project Agency NETwork) dengan tujuan untuk menghubungkan beberapa komputer yang berada dibeberapa universitas melakukan riset militer, terutama untuk membangun jaringan komunikasi komputer yang mampu bertahan terhadap serangan nuklir. Jaringan ini berkembang terus, semakin banyak komputer yang terlibat, dan riset disisi pengembangan perangkat lunak juga berkembang. Pada bulan Mei tahun 1974, Vinton G.Cerf dari Stanford University dan Robert E.Kahn dari Departemen Pertahanan USA, mempublikasi sebuah paper di IEEE Transaction on Communication berjudul “A Protocol for Packet Network Intercommunication”, konsep ini kemudian populer sebagai protokol TCP/IP, ketika ARPANET meng-adopsi protokol menjadi protokol standard untuk ARPANET pada tahun 1983. Pihak universitas terutama University of California at Berkeley kemudian membangun sistem operasi Berkeley Software Distribution Unix) atau BSD UNIX (dikenal dengan nama Free BSD Unix) dan pihak departemen pertahanan membiayai Bolt Baranek dan Newman (BBN) untuk meng-implementasi protokol TCP/IP pada BSD Unix untuk diterapkan pada ARPANET, dengan demikian cikal-bakal internet terbentuk.

Jumat, 08 Oktober 2010

Perkembangan tekhnologi harware dan software yang ada di fakultas MIPA


SOFTWARE
Di fakultas MIPA perkembangan softwarenya tidak terlalu menonjol dan tidak mengalami perubahan yang begitu pesat,itulah keterangan yang saya dapat dan saya pahami ketika saya mewawancarai beberapa kaka tingkat.salah satunya tidak jauh perkembangan internet yang ada di fakultas mipa yaitu mikrotik hotspot.selanjutnya proses pembentukan KRS yang sekarang sudah di perbaharui yang dulunya hanya menggunakan KRS manual sekaranag diproses dan dibentuk dengan proses online.
Dengan adanya KRS yang diprogramkan dengan sistem KRS online ini dapat mempermudah para mahasiswa yang ingin melakukan pengurusan mendaftar ke Universitas Mulawarman,dalam pengurusanya juga lebih praktis dan efisien lebih mudah dan tidak merepotkan.
Setelah itu perkembangan tentang open source di Fakultas MIPA pun Lumayan pesat dan terus berkembang ini dibuktikan dengan berkembangnya windows yang sebelumya memakai windows ME lalu berubah menjadi windows XP sp1,sp2 sampai ke XP sp 3. Windows Vista pun sekarang sudah mulai berkembang menjadi windows 7 tetapi windows tersebut hanya digunakan oleh pribadi saja misalnya para mahasiswa dan beberapa dosen yang ada di fakultas MIPA.

HARDWARE
Berkembangnya sisi hardware sendiri pun hanya menyangkut perubahan spesifikasi dari komputer itu sendiri  Tidak terlalu banyak yang berubah, beberapa contoh dari hardware yang mengalami perkembangan itu sendiri adalah mungkin berawal dari sd – ram, yang sebelumnya menggunakan DDR1, kemudian menjadi DDR2, dan kemudia hingga sampai sekarang ini yang telah menggunakan  DDR3.
Selanjutnya adalah kapasitas ram yang perlahan mulai berubah yang dimulai dari 128 mb, menjadi 256mb, kemudian 512mb, dan hingga saat ini yang telah menggunakan sampai menjadi 1 gb.
Kemudian, untuk jenis processor juga terus mengalami perubahan. Yang sebelumnya hanya menggunakan processor jenis Pentium empat, kemudia menjadi core 2 duo. Dan juga penggunaan intel core yang lainnya termasuk juga penggunaan processor AMD.
Dalam penggunaan monitor juga mengalami perubahan. Yang sebelumnya menggunakan monitor jenis tabung saat ini hapir semuanya telah menggunakan monitor jenis  LCD yang lebih terang dan jernih dalam kualitas grafik gambar dibandingkan jenis monitor tabung, dan tentunya juga monitor LCD lebih ramah lingkungan.
Lalu pada system ajar – mengajarnya sendiri pun juga telah mengalami perubahan. Saat ini telah menggunakan LCD proyektor. Sehingga membuat dosen lebih mudah dalam memberikan suatu materi perkuliahan berbentuk presentasi yang tentunya lebih menarik dan lebih fresh dibandingkan jika hanya menggunakan metode belajar mengajar yang biasa.
Ini adalh software – software yang sangat penting untuk menjalankan sebuah komputer

Senin, 04 Oktober 2010

twitter vs facebook, pilih yg mana ???

Siapa sih yang gak kenal facebook? Kalau twitter saya yakin ada yang masih gak tau itu 'benda' apa. Masalahnya dia tidak booming seperti pesbuk. Tapi dua-duanya mempunyai fungsi yang sama, sebagai media komunikasi dan bersosialisasi di dunia maya. Istilah kerennya itu social-networking.

Jika suruh memilih, mana yang temen temen paling beratkan? Twitter ato pesbuk?


Pesbuk yaa.. seperti itu. Sebagian besar dari kita udah pasti menghabiskan kuota berinternet di sana. Yang mengasikkan, jika bertemu dengan teman teman lama [saking boomingnya, sampe yang gak biasa internetan pun tertarik]. Saling balas status, cuap sana cuap sini. Upload foto, share video, music, bermain aplikasi. Yang paling sering adalah fenomena apdet status. :D Rasanya semua hal ingin di share di sana [baca : pesbuk]. Yang punya jiwa seleb bisa juga membuat profile untuk menggaet fans atau meningkatkan budget [yang pebisnis] atau bisa juga membuat group. Apalagi ada fasilitas chatnya. Ada game-nya juga. Membuat kita berlama-lama di media sosial yang menundukkan friendster itu.

10 Dampak Negatif Facebook Bagi Pelajar dan Remaja

Dampak negatif facebook pada remaja, pelajar dan anak anak. Dampak negatif facebook semakin hari semakin terasa, meski pun para facebookers banyak yang tidak menyadari akan pengaruh negati facebook ini. Mungkin karena sudah kecanduan dengan yang namanya facebook. Tapi justru inilah yang berbahaya, yang tidak disadari. Oke buat kamu para remaja dan pelajar serta anak anak, kamu harus tahu apa saja dampak negatif dari facebook ini. Karena pengguna facebook di dominasi oleh para remaja usia 14-24 tahun sebanyak 61,1%.

1. Tidak peduli dengan sekitarnya

Orang yang sudah kecanduan facebook terlalu asyik dengan dunianya sendiri (dunia yang diciptakannya) sehingga tidak peduli dengan orang lain dan lingkungan di sekitarnya. Seseorang yang telah kecanduan facebook sering mengalami hal ini. Tidak peduli dengan lingkungan sekitar, dunianya berubah menjadi dunia facebook. Ada yang bilang autis  Haha, lebay

2. Kurangnya sosialisasi dengan lingkungan

Ini dampak dari terlalu sering dan terlalu lama bermain facebook. Ini cukup mengkhawatirkan bagi perkembangan kehidupan sosial si anak. Mereka yang seharusnya belajar sosialisai dengan lingkungan justru lebih banyak menghabiskan waktu lebih banyak di dunia maya bersama teman teman facebooknya yang rata rata membahas sesuatu yang nggak penting. Akibatnya kemampuan verbal si anak menurun. Tentu yang dimaksud autis di sini bukan dalam arti yang sebenarnya.

TIPS AMAN MENGGUNAKAN FACEBOOK


Cara paling tepat untuk menghindari dampak negatif facebook adalah bermain facebook atau menggunakan facebook dengan aman. Bermain facebook dengan aman? Apa maksudnya? Maksudnya adalah menggunakan facebook sesuai dengan fungsi yang sebenarnya, yaitu untuk mencari teman dan menambah teman. Atau memanfaatkan facebook hanya untuk sesuatu yang positif saja.

Belakangan ini banyak sekali contoh kasus penyalahgunaan facebook terutama pada remaja yang muncul ke permukaan. Mulai dari penipuan, penculikan, prostitusi dan tindakan kriminal lainnya yang diawali dari penggunaan facebook. Bahkan, beberapa waktu yang lalu saya pernah dengar bahwa kasus perceraian meningkat gara-gara facebook. STOP!!! Kamu nggak ingin jadi bagian dari semua itu bukan? Karena itulah, sangat penting untuk mengetahui bagaimana tips menggunakan facebook secara aman agar kamu terhindar dari dampak negatif facebook.

Beriktu ini beberapa tips aman bermain facebook versi Gen yang bisa kamu praktekan.

1. Password facebook adalah jaminan keamanan kamu
Oke, bagian ini saya mulai dengan sebuah pertanyaan, "Siapa saja yang mengetahui password facebook kamu?" Hanya kamu sendiri, Orang tua, atau ada orang lain yang mengetahuinya?
  • Kalau hanya kamu sendiri yang mengetahui password facebok itu, berarti kamu telah bertindak aman dalam menggunakan facebook. 
  • Orang tua juga tahu, bagus itu berarti kamu berada dalam pengawasan yang tepat. Kamu jadi ngga berani berbuat macam-macam di facebook.
  • Ada orang lain yang tahu selain kamu dan orang tua. Wah, kamu berada dalam zona yang kurang aman. Ingat meski pun itu teman baik atau orang terdekat kamu tetap saja itu sangat riskan. Siapa tahu suatu saat nanti kamu berselisih paham dengan dia, kemudian dia ngerjain kamu lewat akun facebook tersebut. Saran saya, jangan ambil resiko

Sabtu, 25 September 2010

GAME ??? BERBAHAYAKAH!!!

Salah satu pandangan yang saya bawa ke alam pendidikan yang saya masuki setahun lalu adalah pandangan bahwa siswa (atau anak-anak) justru harus kita dorong untuk mampu dan senang bermain game komputer, bukan melarangnya. Salah satu hasil dari keyakinan itu adalah lab komputer sekolah yang saya pimpin saat ini tidak pernah sepi dari suara nyaring melodi game komputer yang dimainkan siswa (termasuk guru) baik dalam jam sekolah maupun diluar jam sekolah. Saya pun menuai kritik serta muka cemberut orang tua siswa yang menganggap bahwa game komputer, apapun alasannya, adalah negatif. Terutama bila dilihat dari sisi ketagihannya. 

Sulit untuk membuktikan keyakinan saya itu dalam waktu yang sangat singkat. Namun ada satu keadaan yang jelas saat ini, yaitu hampir tidak ada siswa di sekolah kami yang tidak mahir memainkan jari-jarinya diatas keyboard, semakin sedikit pula yang matanya cepat lelah didepan monitor komputer. Lebih nikmat lagi ketika menyaksikan anak-anak tadi berteriak kegirangan ketika memenangkan suatu pertandingan game online karena logika dia lebih tajam dibanding musuhnya, ataupun karena kecepatan jarinya memainkan mouse lebih cepat dibanding musuhnya.

Saya bukan penggemar game, bahkan game yang bisa saya mainkan sangat sedikit, apalagi memenangkannya. Namun saya sangat antusias mengamati perkembangan aplikasi game komputer yang berkembang, juga aktif mengamati perilaku anak-anak yang bermain game-game tersebut.

Kalaulah para orangtua mau meluangkan waktu sedikit saja untuk menyelami apa yang terjadi dengan perkembangan pikiran anak-anaknya dengan semakin ketagihannya mereka terhadap game komputer, pastilah mereka akan tercengang.

Saya adalah pengguna serius dari banyak aplikasi komputer mulai dari Microsoft Office hingga Adobe Premiere yang membutuhkan kemampuan teknis tinggi untuk dapat mengoperasikan serta memanfaatkannya untuk pekerjaan. Pada satu sisi, saya bahkan menikmati bekerja dan berkreasi dengan aplikasi-aplikasi serius tadi. Namun ketika saya harus dihadapkan pada aplikasi game Commandos yang dimainkan dengan fasihnya oleh keponakan saya yang kelas 4 SD, saya betul-betul bengong dan tidak mampu secara cepat mencerna logika dasar pengoperasian aplikasi itu.